Selasa, 11 Oktober 2016

PERBANDINGAN CARA KERJA MOTOR MATIC / OTOMATIS ENGAN MOTOR KPLING MANUAL


BAB I

1.1 Latar Belakang
Di zaman yang modern ini, teknologi semakin berkembang, oleh
karena itu masyarakat ingin sesuatu yang dapat memudahkan mereka dalam
melakukan perjalanan. Dengan teknologi yang berkembang tersebut, terciptalah kendaraan beroda empat dan beroda dua. Kendaraan beroda dua
dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu motor kopling manual
dan teknologi yang terbaru adalahmotor dengan transmisi
otomatis yang lebih kita kenal dengan sebutan motor matic.
Motor kopling manual saat melakukan pergantian gigi harus menekan handle kopling.
Sedangkan motor bertransmisi otomatis berbeda dengan motor-motor lainnya, karena pada motor bertransmisi otomatis, perpindahan gigi terjadi secara otomatis. Sehingga penggunan motor bertransmisi otomatis lebih praktis dan nyaman dibandingkan kedua jenis motor lainnya. Mengenal dari kondisi lalu lintas di Indonesia penggunaan motor bertransmisi otomatis menjadi pilihan yang efektif dan di gemari oleh masyarakat, terutama motor matic tersebut di gemari oleh kaum hawa atau kaum perempuan karean motor matic lebih efesian cara mengendarai nya dan keberadaan motor bertransmisi otomatis diJakarta sudah semakin berkembang.


1.2 Tujuan Penulisan

1.Dapat mengetahui cara kerja motor matic/otomatis
2.Dapat mengetahui cara kerja motor kopling manual
3.Mengetahui kelebihan dan kekurangan matic/otomatis
4.Mengetahui kelebihan dan kekurangan motor kopling manual / mekanis














BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perbandingan cara kerja motor 4 tak dan motor 2 tak
2.2.1 Cara kerja motor matic / otomatis

Pada awalnya dalam menjalankan sepeda motor, seseorang harus menarik kopling dalam memindahkan gigi percepatan seperti pada motor motor jenis sport saat ini. Kemudian pada sekitar menjelang awal tahun 1970 lahirlah sepeda motor jenis bebek untuk pengguna kaum wanita.  Pada motor jenis bebek ini seorang pengendara tidak lagi menarik kopling saat melakukan perpindahan gigi, kopling akan terlepas secara otomatic / otomatis pada saat pengendara melakukan perpindahan gigi. Jadi pada sepeda motor tidak tersedia tuas untuk menarik kopling. 
Pada waktu itu yang dimaksud dengan motor otomatic adalah motor jenis bebek ini yang diperuntukan bagi para wanita tersebut, dimana kopling akan terlepas dan tersambung secara otomatis saat pengendara melakukan perpindahan gigi. Motor motor dengan kopling otomatis ini terus digunakan hingga saat ini terutama pada motor motor bebek. 
Nah kata kata matic untuk saat ini mempunyai makna yang telah bergeser. Jika dahulu yang dimaksud matik adalah pada sistim kopling yang menghubungkan antara mesin dengan transmisi gigi percepatan tersambung dan terlepas secara otomatis, sedangkan saat ini yang dimaksud dengan matik adalah pada sistim transmisi tanpa harus memindahkan posisi gigi transmisi. Dimana seorang pengguna motor tidak lagi harus memindahkan gigi kecepatan pada saat menjalankan sepeda motor, sistim percepatan akan mengatur dirinya sendiri  secara otomatis tergantung pada kecepatan putaran mesin motor serta kecepatan motor.
Ya sekarang bagai mana sistim transmisi pada motor matic bekerja.
Pada motor matik komponen yang paling utama adalah CVT atau Continuously Variable Transmission dimana dalam melakukan pengaturan kecepatan yang bekerja adalah V-belt dan variable pulley (pulley yang dapat berubah ubah).
Terdapat sebuah v-belt dan 2 pulley yaitu pulley depan dan pulley belakang, kedua pulley tersebut mempunyai lebar alur yang dapat berubah ubah sesuai dengan putaran mesin dan kecepatan laju motor.

Posisi putaran rendah
Pada saat putaran mesin masih rendah, pulley bagian depan mempunyai lebar alur yang besar radial V-belt kecil, sedangkan pulley bagian belakang mempunyai lebar alur yang sempit dengan radial v-belt yang besar. Dengan demikian terdapat perbandingan rasio antara pulley depan dengan pulley belakang, yang nantinya akan berpengaruh pada kecepatan motor.

Posisi putaran tinggi
Pada pulley bagian depan terdapat roller yang mempuyai tugas menekan pulley pada saat putaran mesin ditambah. Roller terlempar oleh gaya sentrifugal dari putaran mesin sehingga gaya tersebut menekan pulley yang akhirnya lebar pulley yang tadinya besar menjadi kecil. V-velt terjepit oleh pulley yang menyempit sehingga belt bergeser ke sisi luar dan berubah radialnya menjadi besar. Sedangkan pulley bagian belakang akan tertarik oleh v-belt yang menyebabkan lebar pulley melebar dan radial v-belt mengecil. Hasilnya rasio perbandingan menjadi terbalik dari putaran mesin rendah.

Pada waktu putaran mesin berubah kembali menjadi rendah gaya sentrifugal roller menurun, sehingga roller kehilangan tenaga untuk menekan pulley depan, sedangkan pada pulley belakang menyempit kembali akibat adanya dorongan pegas yang menekan pulley. Rasio saat ini adalah radial v-belt depan kecil sedangkan radial v-belt belakang besar.

Jadi keadaanya adalah:
Putaran mesin rendah: radial v-belt depan kecil - v-belt belakang besar.
Putaran mesin tinggi: radial v-belt depan besar – v-belt belakang kecil.



Ilustrasinya dapat bandingkan dengan posisi kecepatan rantai dan gear pada sepeda, dimana jika gear depan kecil pada saat sepeda dikayuh akan mempunyai kecepatan lambat namun jika gear depan yang besar akan mempunyai kecepatan lebih cepat.


 Untuk mencegah berputarnya roda belakang pada saat putaran mesin masih rendah, terdapat kopling otomatis yang terhubung dengan pulley bagian belakang. Kopling akan melepaskan hubungan antara pulley belakang dengan gigi reduser ke roda belakang pada saat putaran mesin rendah. Dengan penambahan kecepatan putaran mesin sepatu kopling / kanvas kopling menekan pada mangkok kopling akibat dari adanya gaya sentrifugal pada sepatu kopling sehingga mangkok kopling menerima tenaga yang diteruskan ke gigi reduser untuk  selanjutnya ke roda belakang untuk mendorong motor melaju.















 2.2.2 Cara Kerja motor kopling manual / mekanis

Sedangkan kopling mekanis itu adalah kopling yang bekerjanya diatur oleh handle kopling atau tuas kopling. Pembebasannya dilakukan dengan cara menarik tuas kopling di batang kemudi sepeda motor (biasanya ada di sebelah kiri). Komponen kopling manual antaralain:
1.     Mekanisme handel terdiri dari: handel, kabel kopling, tuas atau batang dan pen pendorong
2.     Mekanisme kopling terdiri dari: gigi primer kopling, rumah atau clutch housing, plat gesek, plat kopling, per, pengikat, kopling tengah, plat penekan, klep penjamin dan batang pembebas (release rod).
Untuk memudahkan mengingat komponen-komponen kopling di atas silahkan lihat gambar dibawah ini

Rumah kopling ditempatkan pada poros utama yaitu poros yang menggerakkan semua roda gigi transmisi, akan tetapi rumah kopling ini bebasterhadap poros utama, sehingga jika rumah kopling berputar maka poros utama tidak ikut berputar. Hub kopling dipasang dengan tujuan agar putaran rumah kopling bisa sampai kepada poros utama. Untuk menyatukan rumah kopling dengan hub kopling digunakan dua plat, yaitu plat tekan dan plat gesek.

Cara kerja kopling mekanis
Cara kerja koling mekanis adalah sebagai berikut, ketika handel kopling atau tuas kopling pada batang kemudi bebas (dalam posisi tidak ditarik) maka plat tekan dan plat gesek dijepit piring penekan dengan bantuan dari pegas kopling, sehingga tenaga putar dari poros engkol dapat diteruskan ke roda belakang. Lihat gambar berikut ini, ilustrasi putaran mesin yang tidak diteruskan ke transmisi ketika tuas kopling mulai dilepas.

.


Sedangkan ketika tuas kopling ditekan atau ditarik maka alat pembebas kopling akan tertarik melalui kawat kopling. Alat pembebas kopling ini kemudian akan menekan batang tekan atau release rod yang berada di dalam poros utama. Batang tekan kemudian akan mendorong piring penekan ke arah yang berlawanan dengan gaya pegas kopling. Sehingga plat gesek dan plat tekan akan terpisah saling menjauh atau merenggang sehingga putaran rumah kopling tidak dapat diteruskan ke poros utama, dengan kata lain hanya memutarkan rumah kopling dan plat gesek saja.  Lihat gambar berikut ini, ilustrasi putaran mesin yang tidak diteruskan ke transmisi ketika tuas kopling ditekan.


 Kekurangan motor matic / otomatis
1.     Cenderung lebih boros penggunaan bahan bakarnya
Salah astu kekurangan dari penggunaan motor matic adalah masalah bahan bakar. Matic merupakan salah sat jenis kendaraan yang menyedot bahan bakar lebih banyak. Meskipun proses pembakaran sudah lebih efisien, namun apabila dibandingkan dengan motor bebek biasa, matic cenderung lebih boros dan lebih banyak penggunaan bahan bakarnya dibandingkan motor bebek.
2.     Service motor yang cukup repot, karena harus membuka dek motor
Ketika akan melakukan service, maka menggunakan motor matic cukup repot, karena harus membuka dan juga membongkar dek motor terebih dahulu. Hal ini agak merepotkan, dan cukup menguras waktu. Namun demikian, proses servis tentu saja tidak repot, dan tidak membutuhkan teknik – teknik khusus.
3.     Performa yang tidak sebaik motor bebek atau motor yang menggunakan gigi
Performa motor matic, terutama dari segi akselarasi, masih kurang baik dibandingkan dengan motor gigi. Meskipun demikian, ternyata tenaga motor matic di putaran atas cukup tangguh dan bertenaga. Namun demikian, start awal pada motor matic, terutama yang masih standar, tidak telalu baik dibandingkan dengan motor bebek atau motor lainnya.




Kelebihan motor matic / otomatis
1.     Mudah dikendarai, tidak perlu repot memindah mindah gigi dan menekan kopling
Kelebihan pertama dari motor matic adalah lebih mudah untuk dikendarai. Hal ini disebabkan karena motor matic hanya tinggal memutar gas saja, maka motor sudah berjalan. Tidak perlu repot – repot memasukkan gigi terlebih dahulu, ataupun menekan tuas kopling yang tentu saja cukup merepotkan dan juga memakan waktu. Bagi anda yang yang membutuhkan kendaraan yang mudah dikendarai, motor matic adalah salah satu pilihan yang tepat.
2.     Spare part dan juga variasi yang melimpah dan dapat dengan mudah diperoleh
Anda tidak perlu khawatir akan ketersediaan spare part yang dibutuhkan untuk motor matic anda. saat ini, spare part untuk motor matic, lengkap dengan pilihan part variasi untuk menunjang kebutuha motor matic anda sudah sangat mudah diperoleh di pasaran. Anda bisa membeli apapun kebutuhan motor matic anda dengan mudah dan juga dengan berbagai macam kualitas. Anda tidak perlu bingung mendapatkan spare part untuk motor matic anda.
3.     Bentuknya yang kompak dan simple
Saat ini, konsep – konsep dari motor matic sangatlah menarik untuk diamati. Karena berbagai macam motor matic dari berbagai merk saat ini sudah melahirkan berbagai macam jenis motor matic dengan bentuk motor yang kompak dan juga sumple, serta memiliki desain yang juga menarik. Hal ini membuat motor matic dapat menjadi salah satu jenis motor yang memilik desain dan bentuk bodi yang indah dan juga menarik.
4.     Nyaman untuk dikendarai
Kelebihan berikutnya dari motor matic adalah mudah untuk dikendarai. Ya, motor matic adalah jenis motor paling basic dan juga paling mudah untuk dikendarai. Selain itu, motor matic juga menawarkan kenyamanan lebih dalam berkendara, seperi bagian dashboard dan juga pijakan kaki pengendara yang nyaman dan luas, serta berbagai macam fasilitas penunjang dari motor matic yang sangat memberikan kenyamanan bagi setiap pengendaranya. Hal ini merupakan salah satu hal yagn menjadi kelebihan penting dari sebuah motor matic.
5.     Range kapasitas mesin bervariasi mulai dari 110 hingga 150 CC
Apabila anda menyukai besaran kapasitas mesin, maka motor matic bisa menjadi pilihan anda, karena memiliki kapasitas mesin yang bervariasi, mulai dari 110 cc, hingga 150 CC bahkan ada yang memiliki kapasitas mesin hingga 400 CC
Kekurangan motor kopling manual / menakanis
Transmisi manual tidak cocok untuk orang-orang yang hanya ingin mengemudi lurus ke depan tanpa terlalu banyak gangguan dan kendali.

Hal lainnya adalah bahwa motor dengan transmisi manual dapat cukup merepotkan untuk didorong di kota, dengan kenyataan bahwa Anda harus memindahkan kopling terus-menerus

Motor dengan transmisi manual dapat menimbulkan risiko bagi keamanan pengemudi yang tak berpengalaman ataupun tidak terampil, karena memerlukan fokus lebih dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin

Kelebihan motor kopling manual / menakanis
1.Kendali Penuh Dalam Melakukan Perpindahan Gigi
Kelebihan yang pertama dari motor dengan sistem kopling manual adalah dapat mengatur perpindahan transmisi dari motor sesuai dengan selera. Karena dengan adanya kopling manual, maka pengendara akan memegang kendali penuh terhadap proses pemutusan dan penghubungan putaran mesin dengan sistem transmisi. Kendali tersebut berada pada tuas kopling yang berada pada sebelah kiri, yang akan membuat pengendara dapat memutus atau menyambung putaran mesin dengan transmisi setiap saat.
2.Motor Lebih Responsif
Kelebihan kedua adalah motor dengan sistem kopling manual lebih responsive. Hal ini dikarenakan pengendara dapat mengatur kapan melakukan pemutusan atau penghubungan putaran mesin. Apabila pada motor dengan kopling otomatis hanya akan responsive apabila pengendara memindahkan gigi pada rpm tertentu, maka hal ini tidak akan terjadi pada motor dengan kopling manual.

Pengendara juga bisa menahan tuas kopling untuk menambah tenaga, atau langsung melepas tuas kopling begitu memutar gas yang akan membuat sepeda motor ‘loncat’. Hal yang tidak akan pengendara temui pada motor kopling otomatis ataupun motor matic.
3.Perpindahan Gigi Menjadi Lebih Halus
Kelebihan lain dari motor dengan kopling manual yaitu perpindahan gigi yang menjadi lebih halus. Hal ini merupakan dampak dari kelebihan yang pertama, dimana kendali penuh ada di tangan pengendara. pengendara juga dapat melakukan pemutusan hubungan putaran mesin dengan transmisi kapanpun yang diinginkan, sehingga ketika pengendara akan melakukan perpindahan gigi, transmisi pengendara sudah free dan terlepas dari putaran mesin yang akan menyebabkan perpindahan gigi yang menjadi lebih halus.
4.Proses Pengaplikasian Engine Break Lebih Mudah
Umumnya para pengendara pasti sudah pernah mendengar istilah engine break. Ini adalah salah satu teknik memperlambat laju kendaraan dengan memanfaatkan putaran mesin dari kendaraan.
Engine break dapat dilakukan ketika sedang melaju kencang, namun ingin melakukan proses perlambatan secara bertahap. Salah satu keunggulan dari motor dengan kopling manual adalah bisa mengaplikasikan engine break dengan mudah. Ketika sedang berjalan, cukup tarik penuh tuas kopling, kemudian lepaskan secara perlahan, hal ini akan membuat motor menjadi melambat sedikit demi sedikit. Atau dapat juga menurunkan gigi dan melepas tuas kopling secara perlahan agar bisa mendapatkan efek engine break yang sesuai dengan keinginan pengendara.
5.Biaya Yang Lebih Murah
Percaya atau tidak, biaya perawatan motor dengan kopling manual sebenarnya lebih murah dan lebih simple daripada kopling otomatis, apalagidengan motor yang full otomatis. Motor dengan kopling otomatis membutuhkan beberapa part seperti part ‘otomatis dan beberapa part lainnya. Begitu juga dengan motor matic yang memiliki part transmisi yang sangat banyak. Pada motor dengan kopling manual, tidak terdapat part – part yang banyak, hanya saja tuas kopling, penarik rumah kopling dan transmisi. Itu saja, tidak ada part CVT, Roller, Belt ataupun part lain. Hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi proses perawatan pada sector transmisi yang lebih murah.

6.Perawatan yang Mudah
Salah satu kelebihan motor kopling manual yang juga dimiliki oleh motor dengan sistem kopling otomatis. Perawatan yang mudah. Cukup mengganti pelumas secara rutin saja sudah bisa membuat bagian transmisi awet dan tahan lama. Berbeda dengan jenis motor matic, yang membutuhkan perawatan lebih, seperti penggunaan oli transmisi matic, dan pembersihan CVT serta komponennya yang ribet dan agak sulit dilakukan sendiri.
7.Faktor Keamanan
Pernahkah anda melihat, atau mengalami motor anda yang sedang berhenti melaju tidak terkendali karena tidak sengaja memutar gas pada saat posisi gigi tidak netral? Hal ini sangat membahayakan. Namun demikian, hal ini tidak akan pernah terjadi pada motor yang menganut sistem kopling manual. Hal ini disebabkan oleh mesin motor manual akan mati ketika berhenti pada posisi gigi yang tidak netral tanpa menekan tuas kopling.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar